Otonomi Daerah dan Strategi Pembangunan Inklusif: Solusi Kesenjangan Regional di Indonesia merupakan referensi komprehensif yang membahas bagaimana desentralisasi dapat menjadi instrumen efektif untuk mendorong pemerataan pembangunan. Buku ini menegaskan bahwa otonomi daerah tidak hanya berkaitan dengan pelimpahan kewenangan administratif, tetapi juga peluang strategis untuk merancang kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan lokal. Disusun dalam 13 bab yang sistematis, buku ini mengulas fondasi konseptual pembangunan inklusif, indikator disparitas regional, serta faktor-faktor struktural penyebab kesenjangan antardaerah. Melalui perpaduan kerangka teoritis dan analisis empiris, buku ini menyoroti pentingnya investasi infrastruktur untuk memperkuat konektivitas wilayah, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai motor ekonomi lokal, serta integrasi sektor formal dan informal dalam menciptakan pertumbuhan yang lebih merata. Pembahasan mengenai kolaborasi antardaerah dan sistem pemantauan serta evaluasi program pembangunan memberikan panduan praktis bagi perumus kebijakan. Keunggulan buku ini terletak pada studi kasus program pengentasan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Selatan serta kompilasi praktik terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan kontribusi tiga belas penulis ahli lintas institusi, buku ini menjembatani perspektif akademis dan kebutuhan kebijakan praktis, menjadikannya relevan bagi akademisi, aparatur pemerintah daerah, perencana pembangunan, dan mahasiswa yang berfokus pada pembangunan daerah dan ekonomi inklusif.
Kami memiliki banyak produk terkait yang bisa anda pilih.