Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam dan keragaman budaya yang sangat besar. Berbagai komunitas lokal telah mewariskan pengetahuan, norma, dan praktik pengelolaan hutan yang terbukti mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan. Kearifan lokal tersebut merupakan modal sosial (social capital) yang sangat berharga dalam mendukung implementasi perhutanan sosial. Penguatan nilai-nilai lokal perlu ditempatkan sebagai bagian integral dalam strategi pembangunan kehutanan masa depan. Buku ini disusun oleh para dosen dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap isu pembangunan berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian lingkungan. Kolaborasi lintas institusi ini diharapkan mampu menghadirkan perspektif yang lebih komprehensif dan multidisipliner mengenai perhutanan sosial, baik dari aspek konseptual maupun implementatif. Pembahasan dalam buku ini diawali dengan kajian mengenai perhutanan sosial di era krisis lingkungan, dilanjutkan dengan pemahaman tentang konsep dan dinamika ekonomi masyarakat sekitar hutan. Selanjutnya, buku ini mengulas berbagai model perhutanan sosial berbasis kearifan lokal, penguatan ekonomi desa melalui pengelolaan hutan lestari, serta diversifikasi usaha berbasis hutan melalui pengembangan madu hutan, agroforestri, dan ekowisata. Selain itu, dibahas pula peran perempuan dan kelompok rentan dalam perhutanan sosial, kebijakan dan regulasi yang mendukung implementasinya, serta berbagai konflik kepentingan yang dapat diselesaikan melalui pendekatan dialog komunitas.
Kami memiliki banyak produk terkait yang bisa anda pilih.