Desa di Indonesia bukan sekadar wilayah administratif, tetapi fondasi peradaban bangsa yang menyimpan kekayaan sumber daya alam, modal sosial, nilai budaya, dan pengetahuan tradisional. Desa juga berperan penting dalam ketahanan pangan nasional karena sebagian besar produksi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan berasal dari wilayah perdesaan. Namun, desa juga rentan terhadap berbagai ancaman bencana, seperti banjir, longsor, gempa, degradasi lingkungan, dan perubahan iklim. Buku ini mengangkat konsep desa adaptif, yaitu desa yang mampu mengenali risiko, menyesuaikan diri terhadap perubahan, memanfaatkan sumber daya lokal secara bijak, serta membangun sistem sosial-ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan. Adaptivitas desa tidak hanya bergantung pada teknologi modern, tetapi juga pada kearifan lokal sebagai modal utama resiliensi masyarakat. Pembahasan buku mencakup posisi strategis desa dalam ketahanan pangan dan penanggulangan bencana, lanskap sosial-ekologis desa yang beragam, serta konsep desa adaptif sebagai paradigma pembangunan masa depan. Selain itu, dibahas pula peran kearifan lokal dalam sistem pangan tradisional, pola produksi dan konsumsi pangan desa, tantangan perubahan iklim, serta strategi mitigasi krisis pangan dan bencana berbasis nilai lokal. Buku ini juga menyoroti manajemen risiko berbasis komunitas, harmonisasi pasar dan tradisi, keamanan pangan, gizi, kesehatan masyarakat desa, hingga tata ruang desa berbasis mitigasi bencana. Pada akhirnya, buku ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas lokal dan kedaulatan pangan menuju desa yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.
Kami memiliki banyak produk terkait yang bisa anda pilih.