Pangan Fungsional Berbasis Bioteknologi membahas integrasi ilmu pangan dan bioteknologi dalam pengembangan pangan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga memberikan manfaat fisiologis bagi kesehatan. Pangan fungsional memiliki komponen bioaktif, seperti senyawa fenolik, flavonoid, karotenoid, peptida bioaktif, serat pangan, probiotik, dan prebiotik yang berpotensi mendukung pemeliharaan kesehatan serta menurunkan risiko penyakit tertentu. Pemanfaatan bioteknologi memungkinkan optimalisasi karakteristik dan aktivitas biologis komponen pangan melalui fermentasi, penggunaan mikroorganisme, teknologi enzim, biokonversi, kultur sel, dan berbagai proses bioteknologi lainnya. Teknologi tersebut dapat meningkatkan nilai gizi, bioavailabilitas, stabilitas, dan karakteristik fungsional bahan pangan. Buku ini juga membahas pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber senyawa bioaktif dan substrat bioproses untuk menghasilkan produk inovatif bernilai tambah. Pengembangan pangan fungsional perlu mempertimbangkan keamanan pangan, mutu, efektivitas biologis, stabilitas produk, penerimaan konsumen, serta aspek regulasi. Secara keseluruhan, buku ini memberikan perspektif ilmiah mengenai peluang bioteknologi dalam menghasilkan pangan fungsional yang inovatif, aman, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesehatan masyarakat.
Kami memiliki banyak produk terkait yang bisa anda pilih.